top of page
Search

Perkenalan Diri

Writer: Richard Wijaya
Richard Wijaya
Sep 28, 2020
1 min read

Updated: Jan 25, 2025



Perkenalkan nama saya Richard. Saya seorang anak dari tiga saudara. Bokap nyokap puji tuhan sehat dan kami sekeluarga bersyukur untuk berkat yang tuhan berikan setiap harinya. Aku punya satu anjing namanya chibi. Dia anjing terlihat ganas namun mempunyai kebaikan dalam hatinya.


Foto dan Video saat ini menjadi hal yang kusuka. Sebelumnya aku terpikir untuk memfokuskan diriku untuk menjadi seorang MC. Tapi seiring berjalannya waktu aku berpikir bahwa MC bukanlah professi diri yang ingin kufokus. Aku ingin lebih mendalami diriku kedalam dunia foto dan video. Aku menyukai dua hal tersebut, bahkan aku rela menghabiskan waktuku seharian untuk mengedit kedua hal tersebut.


Lain sisi aku juga suka menulis. Inilah satu hobi juga yang kulakukan saat ini menulis apa yang ingin kutulis. Setiap aku menulis, perasaanku ikut mengalir dalam tulisan tersebut. Aku biasanya menulis untuk meluapkan emosiku yang tidak bisa kulampiaskan dan juga kalau ada ide-ide yang tiba-tiba terpikir saja olehku. Dalam blog ini juga aku akan menceritakan perspektifku dan ide-ide yang ada dalam benakku.


Aku sampai saat ini adalah mahasiswa di Bina Nusantara Kemanggisan mengambil jurusan Mass Communication. Mungkin aku akan bekerja kearah stasiun TV ataupun Production House tapi saat ini aku berencana untuk membuat konten sendiri, sama seperti membuat blog yang satu ini haha. Aku ingin membuat channel berisikan tentang berbagai hal random yang kubuat. Yah kurang lebih seperti Raditya Dika, dia suka membuat konten sesuai keinginannya seperti sebentar podcast, sebentar gaming dan lainnya.


Itu saja yang bisa aku ceritakan. Seiring berjalannya waktu aku akan menceritakan diri secara perlahan-lahan dari setiap artikel yang akan aku post selanjutnya.

 
 
 

Recent Posts

See All
“Cinta Tanpa Syarat”

Pernah dengar istilah ini, nggak? Kata-kata yang terasa seperti omong kosong di era sekarang ini. Apakah mungkin cinta tanpa syarat ini bisa terjadi? Tentu di sekitar kita, bahkan dalam keluarga, bent

 
 
 
Diam

Diam. Itu yang kubutuhkan di beberapa waktu. Diam ini membantuku menyegarkan pikiran, jiwa, dan raga. Diam ini benar-benar diam ya. Maksudku, banyak orang terlihat diam, tapi pikirannya tetap sibuk—ta

 
 
 

Comments


Subscribe Form

Thanks for submitting!

©2020 by richardwijaya. Proudly created with Wix.com

bottom of page